Selamat Datang 2009!
Thu, January 1, 2009 | On: Personal
Tidak banyak yang bisa saya ceritakan tentang acara pergantian tahun saya kemarin, karena saya tidak merayakannya di luar rumah.
Kebetulan Bunda saya masih sakit di rumah, dan kekasih saya berada jauh di sana. Jadi saya memilih melewatkan tahun baru di rumah saja, menemani ortu, dan menemani pacar saya tahun baruan via Skype.
Ini romantis atau malah menyedihkan ya?
Resolusi 2009?
Hmm… entah ini bisa disebut resolusi atau bukan. Yang jelas ini gambaran doa juga usaha yang akan saya lakukan di tahun ini:
- Bisa lebih fokus mengerjakan hal-hal yang seharusnya saya kerjakan dengan baik, dan melakukan hal-hal yang semestinya bisa saya lakukan. Tidak buang-buang waktu lagi!!!
Saya ini tipe orang yang susah fokus ke satu hal kalau di pikiran saya ada banyak hal yang harus dilakukan. Maunya langsung mengerjakan semua beres, tapi gak bisa kan. Kalau sedang mengerjakan satu hal pasti gak bisa fokus karena masih kepikiran yang laen yang belum beres. DOH! - Belajar bahasa Inggris lagi!!!

Karena jarang banget digunakan (kecuali buat baca yg saya gak ngerti juga itu bener apa gak grammarnya), saya jadi sangat sangat dodol English terlebih soal grammar. Padahal saat ini saya lagi butuh banget speak2-write2 English..
- Bisa menghasilkan lebih banyak uang!

Uang memang bukan segalanya, tapi kita bisa melakukan segalanya kalau punya uang.
- Lalu dengan uang itu bisa juga membantu orang lain dengan membuka lapangan kerja baru.
Yah walaupun nanti baru bisa kecil-kecilan, walaupun baru bisa membantu 1-2 orang, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Apalagi krisis global diperkirakan tahun ini belum akan berakhir.
- Menyelesaikan les menjahit tingkat dasar sebelum ‘itu’.
- Semoga rencana ‘kami’ tahun ini berjalan lancar.

Lalu bisa buka usaha bersama, lalu begini, lalu begitu…dst.
*amiiinn…*
Selamat menempuh 2009!
—
pic from: gettyimages.com
Tepatnya bikin sejak Maret/April 2003. Tapi mulai nulis-nulis rajin sekitar akhir 2003.
Apakah dari yang didapat itulah yang membuat saya bertahan menjadi selama ini?





